Situs Makam Si-Mbah Pangeran Benowo, Butuh Bantuan Dari Pemkab Pati

Situs Makam Si-Mbah Pangeran Benowo, Butuh Bantuan Dari Pemkab Pati

Pati, INFODESAKU – Situs makam Si-Mbah Pangeran Benowo (Sultan Prabuwijaya ll) yang berada di Dukuh Morotopo, Desa Wates Haji, Kecamatan Pucak Wangi, Kabupaten Pati, butuh bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pati. Pasalnya, situs makan yang sudah direnovasi beberapa tahun lalu tersebut, kini mengalami kerusakan yang cukup parah.

Dan yang saat ini terjadi adalah kerusakan bagian Plafon berbahan dari Asbes, yang merupakan bantuan dari Dinas Pariwisata Pati, kini telah runtuh (Ambrol), akibat terkena percikan Air hujan sehingga tidak memungkinkan untuk bertahan lama.

Pantauan Infodesaku saat mengunjungi situs sejarah yang saat ini menjadai ikon Kecamatan Pucak Wangi tersebut, tampak Plafon yang berbahan Asbes tersebut, runtuh kebawah, sehingga hanya sedikit bagian yang tersisa, yang berada di atas Lokasi Makam Si-Mbah Pangeran Benowo. Dan itu pun, ada sebagian yang diganjal dengan penyangga kayu, agar apabila runtuh tidak menimpa lokasi makam.

Selain itu, akses Listrik dan akses jalan dari bawah untuk menuju lokasi makam yang berada dipuncak perbukitan, juga perlu dilakukan perbaikan. Mengingat dari pihak juru kunci sendiri tidak memiliki anggaran untuk melakukan perbaikan secara maksimal, karen membutuhkan anggran yang cukup bersar. Sehingga sangat penting sekali peranan dari Pemkab Pati untuk turun ke lapangan dan melakukan perbaikan.

Mbah Ngadiyo selaku juru kunci mengatakan bahwa saat ini, pihaknya sangat membutuhkan bantuan atau tindakan dari Pemkab Pati, untuk melakukan perbaikan di lokasi makam tersebut. Mengingat kondisi bagian Plafon sudah mengalami kerusakan yang cukup parah,” jadi Plafon bantuan dari Dinas Pariwisata Pati, kini sudah runtuh semua, maka dari bantuan dari Pemkab Pati sangat dibutuhkan sekali,” bebernya.

Disamping itu, pihaknya juga meminta untuk diberikan akses Listrik dari bawah menuju ke lokasi, karena Listrik yang ada saat ini, kondisi kabelnya sangat risakan sekali sehingga sangat perlu dilakukan perbaikan,” listrik ini kan dari rumah saya, jadi Kabel yang saya gunakan hanya kabel standart biasa saja, jadi kalau waktu acara Haul itu, tidak bisa. Dan saya siasati menggunakan mesin diesel Traktor, yang dibawa naik ke atas,” katanya.

“Dan juga akses jalan juga perlu dilakukan perbaikan berupa pelebaran jalan, sehingga para peziarah lebih mudah membawa kendaraanya untuk menuju ke lokasi. Disamping itu juga, guna menghindari kecelakaan, karena kondisi jalan saat ini masih berupa bebatuan, sehingga para peziarah kerap terjatuh, apalagi musim hujan saat ini, jalannya akan licin sekali,” ungkapnya.

“Saya berharap, dengan apa yang terjadi saat ini, Pemkab Pati segera merespon dan secepatnya mengambil tindakan, untuk memperbaiki situs sejarah ini, yang tentunya bisa dijadikan wisata religi,” harapnya, Sabtu (07/10).

Sementara itu, sala seorang peziarah yang enggan namanya disebutkan mensayangkan melihat kondisi lokasi makam tersebut, yang kondisi Plafonya mengalami kerusakan yang cukup parah,” Pemkab Pati harus segera bertindak cepat, kasian kalau tidak segera diperbaiki,” katanya dengan nada tegas.

Perlu diketahui, Pangeran Benowo merupakan Putra dari Raja Pajang Hadi Wijoyo (Jaka Tingkir), dan Pangeran Benowo hanya satu tahun memimpin kerajaan Pajang, yang akhirnya kekuasaan di serahkan kepada Suto Wijoyo yang merupakan adik anggkat Pangeran Benowo dan beralih pemerintahan ke Mataram.

Penyerahan ini pun beralasan, karena pangeran Benowo ingin mengasingkan diri alias bertapa atau mendekatkan diri kepada Tuhan Y.M.E. Maka pergilah beliau ke arah barat dan menaiki gunung, akhirnya sampailah beliau di suatu gunung yang sunyi di Desa Wates Haji, Dukuh Morotopo kecamatan Pucak Wangi, Pati. Dukuh Morotopo berasal daru bahasa Jawa dari kata Moro dan Topo yang artinya Datang dan Bertapa, maka dari itu lokasi pegunungan tersebut dinamakan Gunung Morotopo. (Ry)

Previous Pencapaian Prestasi SMPN 1 Selaawi Dibawah Komando H.Asep
Next PEMKAB GELAR WAYANG GOLEK DI 7 WILAYAH SEKDA "Banyak Pesan Moral yang terkandung dalam cerita Wayang"

About author

You might also like

Sosial 0 Comments

Ratusan Siswa SMPN 17 Bogor Belajar Berkurban

BOGOR, EKSKULNEWS – Banyak hal yang dipetik ketika tiba perayaan Idul Adha, karena didalamnya mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli terhadap sesama, sekaligus mengajarkan tentang bagaimana menumbuhkan rasa ikhlas ketika

Terbaru 0 Comments

Tarka RW 09 Limpas Olahraga Perekat Pemuda

GARUT, INFODESAKU РOlahraga bisa disebut bahasa universal yang mampu mepersatukan berbagai kalangan, komunitas dan golongan dengan olahraga keanekaragaman dan perbedaan bisa dipersatukan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Melihat

Terbaru 0 Comments

Pilkades Pergantian Antarwaktu, Sunarso No Urut 3. Terpilih Jadi Kepala Desa Sekaran Kasiman Bojonegoro

KASIMAN, INFODESAKU РPemilihan kepala Desa antar waktu (PAW) di Desa Sekaran kecamatan Kasiman. Sesuai aturan PAW ini di ikuti  minimal 2 kandidat dan maksimal 3 kandidat, jika lebih maka

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply