Rekomendasi Sakti PUPR, “Desa Cijolang Diusulkan 65,9 Hektar, Rekomendasi Sah?”

Rekomendasi Sakti PUPR, “Desa Cijolang Diusulkan 65,9 Hektar, Rekomendasi Sah?”

GARUT, INFODESAKU – Adanya walkout perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut saat sosialisasi konsultasi publik di Desa Cijolang diakibatkan dari molornya waktu pelaksanaan dan adanya janji dengan bagian hukum pemda Garut.

Dijelaskan perwakilan PUPR saat menghadiri audensi di ruang komisi b, bahwa dirinya kemarin izin pulang karena ada janji dengan bagian hukum, kata Pahrevi Firdaus.

“Saya kemarin pulang karena dengan bagian hukum sudah janji, ada pembahasan Perbub. Jadi saya ijin pulang duluan gitu, saat ditanya tugas dari kantor sampai jam berapa, Pahrevi menegaskan, masalahnya apa?” jawabnya dengan nada tinggi.

Menurutnya (Pahrevi), kalau di jadwal dalam pertemuan sosialisasi kemarin kan jam 10 sampai jam 11 30, namun jam 11 baru dimulai. “Saya kemarin sudah menjelaskan, tapi kalau persefsinya kalau apa yang saya sampaikan tidak dipahami atau kalau salah ya tetep salah aja,” Pungkasnya.

Menurutnya, Desa Cijolang saja yang diusulkan 65,9 hektar ternyata tidak memenuhi, tercatat hanya 41,1 hektar, jadi secara kawasan tidak bisa karena sesuai dengan perda nomor 29 tahun 2011 ayat 1 dan 2 , jadi selama ini rekomendasi yang dikeluarkan PUPR sah.

Perlu diketahui, dalam Perda nomor 29 tahun 2011, pasal 30 ayat 1 huruf (f) yaitu tentang ‘kawasan peruntukan industri’, dan Pasal 36 ayat 1 berbunyi ‘Kawasan peruntukan industri sebagaimana dimaksud dalam pasal 30 (1) hurup f terletak di seluruh kecamatan meliputi :

a. Industri menengah

b. Industri kecil dan mikro

Ayat 2 ‘industri menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi :

a. Penyamakan kulit terletak di :

1. Kecamatan Garut Kota

2. Kecamatan Karangpawitan

b. Kerajinan kulit tersebar di seluruh kecamatan

c. Tekstil terletak di :

1. Kecamatan tarogong kidul

2. Kecamatan tarogong kaler

3. Kecamatan leles

d. Makanan khas tersebar di seluruh kecamatan.

Ayat 3 ‘industri kecil dan mikro sebagaimana dimaksud pada ayat 1 hurup b terletak di seluruh kecamatan meliputi :

a. Agro dan hasil hutan

b. Pengolahan makanan

c. Kerajinan kulit

d. Akar wangi

e. Sutra alam

f. Minyak aspiri

g. Batik tulis dan cetak

h. Bioethanol

i. Peralatan rumah tangga

j. Peralatan pertaniank. Batu akik

l. Konveksi

m. Kerajinan bamboo

n. Arang aktif

o. Pupuk kompos

p. Percetakan

q. Kosmetik

r. Kimia dan bahan kimia lainnya

s. Minyak jarak

t. Komponen karet

u. Genteng dan tanah liat

v. Batu bata dari tanah liat

(Asep, Bakti)

Previous Bupati Sukabumi Buka Rakerda DMI.
Next Ketua KPU Kab Tangerang Melantik 145 PPK Panitia Pemilihan Kecamatan se Kab Tangerang

About author

You might also like

Hot News 0 Comments

Lanjutkan Perjuangan R.A Kartini Bupati Bogor Ajak Kaum Perempuan Tingkatkan Kualitas Diri

CIBINONG, INFODESAKU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersinergi dengan gabungan organisasi wanita ajak perempuan Kabupaten Bogor tingkatkan kualitas diri dan kemandirian, memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Bogor. Serta mampu

Pendidikan 0 Comments

UPT TK/SD Kedungtuban Rapat Persiapan Pengiriman LJK Mapel IPA ke tingkat Kabupaten,

KEDUNGTUBAN,INFODESAKU-Selesainya pelaksanaan ujian sekolah, di akhiri dengan pengembalian kembali lembar jawab komputer (LJK) ke Dinas Pendidikan Kabupaten Blora untuk di laksanakan screning penilaian hasil jawaban siswa peserta ujian. Keseluruhan ujian

Advertorial 0 Comments

Naomi, Jawari Silat Dari Blora Pengen Jadi Chef

BLORA,INFODESAKU – Mayazza alifia naomi akrab di sapa Naomi, lahir di Blora, 26 mei 2006 sulung dari dua bersaudara dan Adiknya bernama aqilla nadhira yazza, merupakan siswi kelas 5b SD

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply