PKC PMII SULSEL Instruksikan Seluruh Cabang Untuk Kepung Polres Setiap Daerah

PKC PMII SULSEL Instruksikan Seluruh Cabang Untuk Kepung Polres Setiap Daerah

MAKASSAR, INFODESAKU – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Sulawesi Selatan sangat menyayangkan dan mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh PMII Cabang Makassar pada saat memperingati hari Sumpah Pemuda (28/10/2017) lalu.

“Tindakan pembubaran paksa disertai pemukulan yang dilakukan oleh anggota Polrestabes Makassar pada tanggal 28 oktober 2017 lalu terhadap ratusan kader PMII Makassar, adalah tindakan tidak mencerminkan bahwasanya aparat kepolisian adalah pengayom masyarakat,” kata Ketua I PKC PMII Sulsel, Ahmad Sirajul Munir dalam keterangan tertulisnya. Selasa (31/10).

Diketahui, peristiwa tersebut 6 Kader PMII mengalami luka-luka yakni Ashari Bahar (ketua cabang), Arlan (Kader), Irdham Khalik (Ketua Komisariat Stimik Handayani), Alamsyah (Ketua Rayon SI), Suhardi (Kader), Muhammad Qadri (Jendlap) dan beberapa kerugian materil baik secara pribadi maupun organisasi.

Ahmad Sirajul menegaskan bahwa tindakan tersebut jelas telah bertentangan dengan jaminan kebebasan berekspresi, berpendapat dan termasuk hak untuk berorganisasi sebagaimana dijamin di Konstitusi dan berbagai UU lain yang berlaku di Indonesia.

Berikut Pernyataan Sikap Resmi PKC PMII Sulsel terkait tindakan refresif pihak Kepolisian terhadap Kader PMII Makassar yang menggelar aksi Hari Sumpah Pemuda:

1. Meminta pihak kepolisian bersikap profesional dan kooperatif dalam melihat situasi khususnya aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dengan memberikan perlindungan keamanan saat melakukan aksi.

2. Menindak dengan tegas anggota-anggotanya yang berada di lapangan yang bertindak arogan dan represif terhadap Kader PMII.

3. Meminta kepada KAPOLDA SULSEL untuk mengevaluasi kinerja WAKAPOLRESTABES Makassar yang dianggap tidak mampu mengontrol pasukannya.

4. Meminta KAPOLDA SULSEL agar meminta Maaf terkait pernyataan DIR INTEL, yang mengatakan bahwa PMII hanya mencari simpati atau sensasi.

5. Menginstruksikan kepada seluruh Cabang se-Sulsel untuk melakukan aksi solidaritas di depan Polres masing-masing terkait pernyataan DIR INTEL yang telah mencederai hati seluruh Kader PMII dan usut tuntas penganiayaan terhadap Kader PMII.

(Husnil)

Previous Sosialisasikan Program PTSL BPN Kep. Selayar Kampanye di Masjid
Next Bupati Sukabumi Buka Rakerda DMI.

About author

You might also like

Hot News 0 Comments

Jawaban PT Pasangkayu Soal Tuntutan Warga Pakava

Perushaan sawit milik Astra Group seakan tak pernah lepas dirundung masalah, mulai dari isu lingkungan hingga penyerobotan lahan warga. Bahkan pemindahan TPS saat pemilu legislatif 2014 lalu sempat menjadi sorotan

Hot News 0 Comments

Kapolres Blora Satukan Visi Misi Bersama Insan Media

BLORA, INFODESAKU – Satukan Visi Misi dalam membangun Kabupaten Blora yang aman dan kondusif. Kapolres Blora AKBP Saptono, menggelar Coffe Night dengan insan Media yang bertugas diwilayah Kabupaten Blora. Acara

Hot News 0 Comments

Pentas Seni Mewarnai Pelepasan Kelas Enam SD Negeri 2 Purwosari

BLORA, INFODESAKU – UN (Ujian Nasional) tingkat Sekolah Dasar sudah usai, perayaan kelulusan bagi kelas enam biasanya dilakukan disekolah masing-masing. Banyak sekolah setelah ujian selesai sambil menunggu ijazah mereka keluar,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply