Peringatan Hari Rabies Sedunia tahun 2017

Peringatan Hari Rabies Sedunia tahun 2017

Sukabumi- Infodesaku, Salah satu misi pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagaimana tercantum dalam peraturan daerah Kabupaten Sukabumi nomor 4 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2016-2021 adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kabupaten sukabumi melalui peningkatan pelayanan kesehatan. Demikian di katakan Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono pada acara Peringatan Hari Rabies Sedunia ( World Rabies Day ) Tahun 2017 , bertempat di Sekolah Model Cikembar, (07/10).

 

Pada kesempatan tersebut Dirjen Peternakan dan kesehatan umum yang di dampingi Wakil Bupati menyerahkan bantuan vaksin anti Rabies kepada Kepala Dinas Kesehatan Kab Sukabumi, selain itu telah di laksanakan pula Penyuntikan Vaksin Rabies pada hewan penular rabies , Penyuntikan Vaksin anti Rabies untuk petugas Vaksinator Rabies dan Pelepasan Tim Vaksinasi serta pemberian susu, telur, daging ayam ke anak sekolah.

Lebih lanjut katakan Wabup , Sejak tahun 2008 jumlah kasus pada hewan yang dinyatakan positif rabies sebanyak 7 kasus; jumlah korban yang digigit sebanyak 96 kasus dengan jumlah korban yang meninggal sebanyak 3 orang. Berbagai upaya pengendalian penyakit rabies telah dilaksanakan mulai dari mengeluarkan Surat Edaran Bupati tentang kewaspadaan terhadap rabies, Komunikasi , Informasi dan Edukasi (KIE) baik formal/informal kepada anak sekolah dan seluruh elemen masyarakat , pelaksanaan vaksinasi terhadap hewan peliharaan yang dilaksanakan pada bulan wajib rabies ( buwara) serta melaksanakan kontrol populasi melalui gerakan jumat eliminasi (jumel) dan sterilisasi. Sedangkan daerah rawan rabies di Kabupaten Sukabumi meliputi 10 kecamatan, diantaranya : Cidolog, Jampang Tengah, Cikembar, Cisolok, Cimanggu, Tegalbuleud , Purabaya, Curugkembar, Nyalindung, Gegerbitung .jumlah populasi di kecamtan-kecamatan tersebut cukup tinggi dan kasus gigitan sering terjadi.

 

Sementara itu dalam sambutannya Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan , Kementrian Pertanian Drh.I Ketut Diarmite , MP mengatakan bahwa keberhasilan program pengendalian dan penanggulangan rabies sangat di pengaruhi oleh seberapa besar keterlibatan seluruh lapisan masyarakat , baik keaktifan petugas kesehatan dan kesehatan hewan , perilaku pemilik hewan , partisipasi masyarakat luas , keberhasilan sosialisasi , penyediaan logistik dan di pahaminya ekologi anjing. Diharapkan dengan adanya program KIE berkelanjutan bisa menciptakan masyarakat yang lebih bertanggungjawab dalam pemeliharaan hewan mereka (responsible pet ownership). Untuk mencapai target tersebut sangat berat , sehingga evaluasi harus dilakukan untuk menyesuaikan target-target baik di tingkat Kabupaten Kota , Provinsi maupun di tingkat nasional.

 

Hadir pada kesempatan tersebut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan kesehatan , Kememko PMK, Kasubdit ZOONOSIS, FORKOMINDA Kabupaten Sukabumi, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sukabumi, Camat Cikembar Dan Tamu Undangan Lainnya.(BA)

Previous GMDM Sukabumi Turutserta Meriahkan Hari Jadi Sukabumi Ke - 72
Next Anggota DPR RI Tinjau Pembangunan Infrastruktur Program Pisew Di Cileungsi

About author

You might also like

Hukum dan Kriminal 0 Comments

Toserba Ini Diduga Tak Miliki Izin? FPPG : Pemkab Amburadul

GARUT, INFODESAKU – Toko serba ada (toserba) yang sudah berdiri puluhan tahun di kabupaten Garut menimbulkan pertanyaan warga sekitar, pasalnya sampai saat ini tidak pernah ada sosialisasi dan pemanfaatan CSR.

Hot News 0 Comments

Paskibra SMAN 1 Ciomas Siap Digembleng Dalam 17 Agustus Mendatang

BOGOR, INFODESAKU- Guna mempersiapkan diri menjadi Pasukan Pengibar Bendera pada 17 Agustus nanti, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor menggelar sosialisasi dalam rangka pelatihan dan bimbingan teknis tentang pengibaran 17 agustus 2017

Terbaru 0 Comments

Lomba Mapsi, Jadikan Ajang Pencarian Bakat Tingkat SD

BLORA, INFODESAKU – Lomba mata pelajaran dan seni islami (Mapsi) jadikan ajang pencarian bakat tingkat UPT Pendidikan SD/MI Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (04/10). Budi Wahyono selaku ketua Panitia Mapsi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply