Monev Pengelolaan Dana Desa Tingkat Kabupaten Blitar

Monev Pengelolaan Dana Desa Tingkat Kabupaten Blitar

BLITAR, INFODESAKU – Guna mendukung keberhasilan program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2017, Kementerian Desa. Pembangunan Desa, Pembagunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa, pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017.

Monitoring dan Evaluasi ( Monev, Red ) adalah aspek yang penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan Dana Desa/DD yang dilaksanakan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh pemerintah, dimana kegiatan ini untuk mengetahui hambatan dan kesulitan Pemerintah Desa dalam pengelolaan Dana Desa. Melalui mekanisme pelaporan secara berjenjang antar tingkat pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Bidang Pembangunan Desa telah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pada periode 10 Juli sampai dengan 26 Juli 2017 dengan menerjunkan dua Tim yang terdiri atas tujuh orang guna memantau sejauh mana penyaluran Dana Desa serta perkembangan pelaksanaan kegiatan fisik dan pelaporannya menyangkut realiasi dan capaian hasilnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi penyaluran Dana Desa pada Tahap I Tahun 2017 yang telah mencapai enam puluh persen Dana Desa ini melibatkan peran Kepala Desa beserta Sekretaris desa dan Bendahara yang pada tahap I tahun 2017 telah mencakup sebanyak 22 kecamatan di Kabupaten Blitar, dimana peran Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Bendahara melalui Tim Pelaksana Desa ini dilapangan adalah yang secara langsung melaksanakan kegiatan.

Mengacu kepada Undang – Undang Nomor 6 tahun 20116 tentang Desa. Pemerintah sebagai regulator yang melaksanakan Undang – Undang telah menerbitkan Permendes Nomor 4 Tahun 2017 tentang perubahan Permendes Nomor 22 Tahun 2016 yang mengatur prioritas penggunaan Dana Desa.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa/DPMD melalui Kepala Bidang Pembangunan Desa, Ir. Setiyono, MM menjelaskan bahwa, “Aspek penting pembinaan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini untuk melihat pelaksanaan pengelolaan keuangan termasuk didalamnya aspek perencanaan, pertanggung jawaban atau aspek secara umum serta melihat pelaksanaan pembangunan fisik dilapangan. Bentuk kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah terkait dengan pembangunan desa pada umumnya khususnya pelaksanaan pengelolaan Dana Desa. Dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi oleh pemerintah yang berpedoman pada Undang–Undang dan Permendes tersebut pihak Pemerintah Desa sebagai penerima dan pengguna anggaran diharapkan mampu menyusun prioritas–prioritas program pembangunan yang telah disusun dalam APBDes masing–masing untuk tahun anggaran 2017 ,” jelasnya.

(ICH/YAS)

Previous Meriahkan HUT RI Ke-72, Pemdes Tugu Selatan Gelar Pordes Dan Kades Cup
Next Jalan Berlubang Salah Satu Penyebab Timbulnya Kemacetan

About author

You might also like

Hot News 0 Comments

Menghadapi Bulan Ramadhan, Pemdes Parungkuda Ajak Warga Kerja Bakti

SUKABUMI, INFODESAKU – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H/2017 M, Pemerintah Desa (Pemdes) Parungkuda mengajak warga desa kerja bakti membersihkan solokan dan jalan lingkungan. Selain warga, kegiatan gotong

Hot News 0 Comments

Gubuk Warga Kabupaten Bogor Miskin Itu Akhirnya Rata Dengan Tanah

12shares Facebook12 Twitter0 Google+0 Pinterest0 LinkedIn0 WhatsApp Line Telegram Facebook Messenger

Hot News 0 Comments

Eskul Pramuka Sebagai Sarana Pemantapan Disiplin Siswa

GARUT, INFODESAKU- Kegiatan pramuka di SMP Islam DM Kecamatan Banyuresmi merupakan kegiatan penunjang bagi siswa dan siswi SMP Islam DM yang bisa menambah nilai mata pelajaran yang kurang. ” Selain

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply