Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah Menggelar Hidangan Raja Mataram Kuno Abad IX

Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah Menggelar Hidangan Raja Mataram Kuno Abad IX

JOGJA, INFODESAKU – 21 Februari 2017 Masyarakat sangat antusias mencicipi hidangan ala raja-raja mataram kuno abad ke IX  di Festival Kuliner Candi Sojiwan yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah secara gratis, selain untuk melestarikan kebudayaan, festival ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekitar candi sojiwan.

”Setelah acara ini harapan kami apa? Banyak orang yang kesini untuk mencari masakan itu kemudian beli ke masyarakat, uang masuk ke masyarakat, jadi kami hanya bisa mengantarkan ini kemudian bisa berputar ekonominya,” terang Deni Wahyu Hidayat selaku ketua panitia Festival Kuliner Candi Sojiwan

Festival Kuliner Candi Sojiwan yang menggelar berbagai  macam hidangan raja-raja mataram kuno abad IX dihelat di area candi sojiwan pada hari selasa (21/2/2017) sekira pukul 12.00 – 15.00 wib. Setelah mengisi buku tamu para pengunjung dipersilahkan untuk mencicipi aneka hidangan raja-raja mataram kuno yang disediakan secara paralel dari pintu masuk sampai pelataran candi sojiwan.

Tampak pengunjung dari luar daerah yang antusias membawa buah tangan berupa minuman khas yang ada di Festival Kuliner Candi Sojiwan. Adapun yang lainnya tengah asyik mencicipi sate lilit dari kerbau dan pecel mataram kuno dengan bumbu hitam beraroma rempah-rempah.

Candi sojiwan merupakan salah satu monumen dari dinasti mataram kuno abad VIII-X masehi. Candi ini didirikan sebagai bentuk penghormatan dari raja Balitung untuk neneknya Nini Haji Rakryan Sanjiwana. Candi sojiwan terletak di desa kebondalem kidul kecamatan prambanan kabupaten klaten jawa tengah. Dibagian kaki candi sojiwan terdapat pahatan relief yang memuat ajaran moral agama Buddha dan hidangan raja dalam bentuk fabel (cerita binatang), dari relief inilah diperoleh menu hidangan raja-raja mataram kuno. ”Hidangan itu kita mengacu pada prasasti, pada relief di candi,” kata Deni Wahyu Hidayat ketika diwawancarai. (NL)

Previous 25 Desa Di KecamatanbTodanan Dilakukan Monev
Next Akses Jalan Perumahan Terputus Longsor

About author

You might also like

Kesehatan 0 Comments

Pencanangan Imunisasi MR Dan Campak

TENJO, INFODESAKU – Imunisasi pada setiap anak sangat penting karena untuk mencegah berbagai macam penyakit salah satu program pemerintah yang dilaksanakan pada bulan agustus hingga september 2017 yaitu imunisasi MR

Terbaru 0 Comments

KKG PAI Sekolah Dasar Negeri Gelar Pembinaan Penyusuanan RPP dan Metode Tarsana

BOGOR, EKSKUL NEWS – Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru PAI, KKG PAI Sekolah Dasar Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menggelar pembinaan penyusunan Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan Pemberian CD Metode Tartil, Syari’

Pembangunan 0 Comments

Ada Fulus Bangunan Tower Ilegal di Garut Mulus

GARUT, INFODESAKU – Peraturan daerah (Perda) yang dikeluarkan setiap daerah berbeda-beda, seperti di Kabupaten Garut yang diluar dugaan, Perda untuk dilanggar pengusaha tower ilegal. Dalam setiap pembangunan di Kabupaten Garut,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply